Home » » Membentuk Generasi Alquran

Membentuk Generasi Alquran

Written By Hendri Nova on Rabu, 01 Juli 2009 | 18.19


Semakin maju zaman, semakin banyak generasi yang jauh dari Alquran. Anak-anak yang bisa baca Alquran makin jarang, apalagi yang bisa menghapalnya di luar kepala. Tidak hanya di perkotaan, di pedesaan pun keadaannya tidak jauh beda.

Listrik yang seharusnya menjadi rahmat, malah berubah jadi laknat. Sebabnya tidak lain karena kebiasaan penduduk yang gemar membaca Alquran, berubah menjadi enggan membacanya.

Anak-anak sudah tidak lagi duduk melingkar membaca Alquran bersama ayah ibunya, tapi malah duduk selonjor di depan televisi. Mereka asyik bercengkrama mendiskusikan acara sinetron yang sedang berlangsung, atau pun apa akhir sinetron yang sedang ditonton.

Alquran kini dihormati bukan lagi dengan cara membacanya setiap hari, tapi malah menyimpannya di tempat yang tinggi. Alquran telah masuk daftar pustaka yang hanya dipajang tanpa dibaca.

Sangat disayangkan memang, orang tua tidak lagi peduli dengan kemampuan anaknya membaca dan memahami Alquran. Jika pun ada orang tua yang peduli pada Alquran, mereka pun mendapat kendala dari perangai anak-anak yang malas saat disuruh belajar baca Alquran.

Anak-anak lebih suka menonton film kartun di televisi, daripada belajar dan memahami Alquran sebagai bekal kehidupannya di kemudian hari. Bahkan saat disuruh menghapal Alquran khususnya surat pendek, banyak anak-anak yang kewalahan. Tapi saat disuruh menghapal sebuah lagu, dalam waktu cepat mereka berhasil menghapal di luar kepala.

Agar generasi yang akan datang tidak makin hancur, maka semua elemen umat Islam harus bersatu padu untuk mewariskan Alquran pada anak-anaknya. Caranya tidak lain dengan mengajarkan anak dengan serius, segala hal yang berkaitan dengan Alquran.

Supaya ia bisa menjaga Alquran kala dewasa, maka kecintaan pada Alquran harus ditanamkan sejak usia dini. Orang tua harus mengenali karakter anak-anaknya, agar bisa menentukan metode yang cocok bagi si anak.

Ada kalanya anak-anak menjadi cepat daya tangkapnya, ketika mendengar ceramah, mendengar suara ataupun melihat secara langsung. Maka dari itu, orang tua harus pandai melihat pote nsi yang ada dalam diri anaknya.

Buku berjudul Agar Anak Mencintai Alquran ini, tentunya dapat membantu orang tua dalam hal membuat anaknya mencintai kalam Allah. Tidak hanya saat anak-anak, buku ini juga memberi petunjuk kala anak sudah beranjak dewasa.
Apa pendekatan yang bisa dilakukan orangtua, agar anak-anaknya tetap terkontrol bacaan Qurannya, dibeberkan dalam buku ini. Bahkan ada beberapa pertanyaan atau sejenis kuisioner yang bisa mengevaluasi keberhasilan orang tua dalam mendidik anak-anaknya. Buku ini bisa menjadi pegangan semua ibu rumah tangga, karena banyak ilmu mendidik anak dituangkan disini. Hendri Nova

Judul : Agar Anak Mencintai Alquran
Penulis : Dr. Sa'ad Riyadh
Penerjemah : H. Yasir Maqosid, Lc
Penerbit : Pustaka Al-Kautsar
Cetakan : Pertama, Agustus 2008
Tebal : 118 halaman

0 komentar :